Dulu kita sering mengendarai roda dua bersama, saling bercerita, berbagi tawa, diatas matras yang berbusa.
Menyelururi jalan dengan tangan di pinggang, mendekap erat dalam kemacetan, tertawa dalam keramaian, sengguh kerinduan ini tak bisa di lepaskan. Lintas cibubur, menyimpan banyak kenangan yang akan segera terlupakan.
Seperti apapun kisah ini nantinya, tetap abadi atau musnah di telan bumi, percayalah; mengenalmu adalah terjatuh yang selalu ingin aku ulang, memilikimu adalah tersesat sebagai jalan pulang. Dirimu sangat berharga, ihklas yang tidak akan kulakukan pada cinta lain nya.