Titik terkelam, aku mencoba bangkit dari keterpurukan dan memikul semua rahasia di antara kita, membiarkan lempengan besi tipis terus menghujam, pedih namun tak sedikit pun ku rasakan, luka yang terus menerus dibasahi oleh air mata kini mengering dengan sendirinya, semua nya telah usai setelah kepergian mu, sudah waktunya membuka lembaran baru, sudah cukup meratapi kesedihan dalam kesendirian, pergilah berkelana buka mata coba lihat dunia, berilah lembaran barumu dengan cerita yang lebih mempunyai makna, jangan kau ulang kisah kelam yang membuat mu semakin tenggelam,